JURNAL SOFTSKIL
Nama : Anggun Miranda Ansori & Nurasyah
Npm : 1011688 & 15116570
JURNAL 1
Npm : 1011688 & 15116570
JURNAL 1
Implementasi Sistem Kontrol Smart Home Berbasis Destop
Menggunakan Arduino Dan Wireless Broadband Router
Analisis
Smart
Home atau rumah cerdas merupakan sistem informasi dan komputasi elektronik yang
di implementasikan pada lingkungan rumah dan sekitarnya serta ditempati oleh
manusia dengan memanfaatkan suatu efektifitas, efisiensi, otomatisasi sistem
perangkat, keamanan, lingkungan, dan penghematan sumber daya elektronik yang
digunakan.
Sistem
kontrol smart home dapat di implementasikan dengan memanfaatkan perangkat yang
dapat berkerja secara berkesinambungan yaitu dengan mengintegrasikan perangkat
mikrokontroler ardiuno sebagai sistem utama kontrol, perangkat actuator sebagai
sistem pengandalian elektronik, aplikasi desktop sebagai sistem pemanfaatan
user interface, dan perangkat wireless broadband router sebagai perangkat untuk
transmisi data dan informasi pada aplikasi desktop dan sistem embedded
perangkat smart home.
Sistem
kontrol smart home dapat diakses dengan aplikasi user interface desktop dan
dapat dimonotoring situasi dan kondisinya, serta perangkat dapat berkomunikasi
dari jarak jauh untuk memudahkan pengguna dalam mengontrol dan memanajemen
kondisi rumah setiap saat.
1.
PENDAHULUAN
Tingkat globalisasi dan mobilisasi manusia semakin berkembang
dan maju dengan pesat baik di negara berkembang maupun di negara maju seiring
pertumbuhan jumlah manusia yang banyak berdampak memberikan tingkat aktivitas
yang tinggi bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Pengaruh ini
meningkat dengan ditambahnya kesibukan dan rutinitas sehari-hari yang dilakukan
mulai dari aktivitas pagi hari sampai petang seperti bekerja, sekolah,
berpergian dan lain sebagainya untuk memenuhi kebutuhan hidup, sehingga tanpa
disadari segala situasi dan kejadian apa saja yang terjadi dirumah tidak dapat
diketahui.
Bahkan segala kondisi
yang terjadi di rumah, tanpa disadari ada hal yang lalai dalam mengontrol untuk
memadamkan dan mengaktifkan peralatan elektronik yang ada di rumah seperti
listrik dan alat elektronik rumah lainnya.
Teknologi Smart Home ini
terdiri dari komponen dan bagian yang saling terintegrasi pada bagian perangkat
lunak dan perangkat keras dari blok input, proses, output dan
perangkat pendukung sistem lainnya yang dapat melakukan respon,pengelolahan, dan
penanganan secara interaktif dan otomatis pada sistem elektronik yang ada di
sekitar rumah sesuai dengan kondisi dan kejadian yang terjadi dirumah secara
langsung. Bagian sistem terdiri dari dari blok kontrol keluaran bawah, blok
kontrol keluaran atas, sensor, saklar wireless broadband router, dan
catu daya. Hasil dari keluaran integrasi blok proses akan dikelolah dan
ditampilkan pada perangkat lunak aplikasi desktop yang dikembangkan dengan
bahasa pemrogramanVisual Basic .NET (VB .NET) sebagai sarana kontrol dan
monitoring yang dapat digunakan oleh pengguna.
2.
METODOLOGI
Perancangan sistem kontrol Smart Hometerdiri dari
perangkat embeddedsystem dan perangkat lunak aplikasi. Untuk tahap
pertama adalah membuat perancangan blok diagram secara umum pada sistem kontrol
Smart Home,
Sistem ini terdiri dari blok input, proses, output dan
perangkat pendukung sistem diantaranya adalah bagian input yaitu sensor
hujan untuk mendeteksi kondisi hujan yang jatuh pada sensor dalam itensitas
yang rendah maupun tinggi, sensor fotodioda untuk menangkap itensitas cahaya
matahari yang jatuh dan diterima oleh sensor dengan memanfaatkan itensitas
cahaya matahari maka sensor ini akan menghasilkan perubahan nilai ADC (Analog
Digital Converter) untuk dikirimkan ke perangkat mikrokontroler Arduino.
Sensor suhu LM 35 dan Termistor NTC (Negative Temperature Coefficient)
digunakan untuk menangkap perubahan suhu secara teratur baik di dalam rumah
maupun di luar rumah sehingga data suhu dapat diproses dan dikontrol pada
Arduino.
Sensor gas dan asap jenis MQ-9 digunakan untuk menangkap
kadar karbon monoksidapada lingkungan sekitar rumah untuk merespon jika
terjadinya indikasi berupa asap dan gas berlebihan di dalam rumah, sensor
cahaya LDR (Light Dependent Resistor) berfungsi untuk menagkap kejadian
cahaya di dalam ruangan agar sistem dapat mengetahui tingkat dan itensitas
penerangan di ruangan. Dari beberapa perangkat masukan sensor akan berinteraksi
dengan kejadian-kejadian fisika yang ada di lingkungan sekitar untuk memberikan
input sinyal ADC yang dapat diterima oleh perangkat kendali Arduino,
sehingga dapat diambil sinyal informasi yang dikirimkan pada pengguna sistem.
Relay, LED (Light Emeting Diode), alaram dan komputer
digunakan sebagai perangkat output dari proses yang di kelolah dan
dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino, beberapa interaksi mengaktifkan relay
digunakan untuk mengontrolalat elektronik dan listrik yang ada di rumah
sehingga dapat aktif dan padam secara teratur.
2.1. Pembagian
Desain Perangkat Keras Elektronika
Desain
perangkat keras meliputi desain elektronika dan perakitan sistemSmart Home.
2.1.1.
Rangkaian Kontrol Keluaran Bawah
Rangkaian kontrol keluaran bawah berfungsi sebagai sistem
keluaran dari Arduino ke perangkat elektronik rumah, terdiri dari beberapa
komponen pembentuk keluaran yang dapat mengaktifkan dan memutuskan saklar
elektronik relay.
2.1.2. Rangkaian Kontrol Keluaran
Atas
Rangkaian kontrol keluaran atas dibuat hampir sama seperti
rangkaian kontrol keluaran bawah hanya saja ada beberapa model sistem yang
berbeda, pada rangkaian kontrol keluaran atas terdapat output dari
Arduino yang terhubung dengan rangkaian kontrol keluaran bawah yaitu portdigital.
2.1.3.
Rangkaian Sensor
Rangkaian sensor tersusun dari beberapa komponen yang dapat
mengelola dan menghasilkan sebuah keluaran ADC. Komponen variabel resistor pada
sensor LDR (Light Dependent Resistor)jenis trimpot 50 KΩ digunakan untuk
mengatur sensitifitas sensor LDR pada cahaya yang jatuh dan juga sebagai
kalibrasi cahaya dari perangkat keras sensor.
Pada
rangkaian ini sensor fotodioda akan mengalami perubahan resistansi pada saat
menerima itensitas cahaya, dan akan mengalirkan arus listrik secara forward seperti
dioda pada umumnya namun berbeda dalam pemasangan kutub anoda dan katodanya
saja berikut gambar 4 dan 5 rangkaian sensor LDR dan fotodioda.
Rangkaian
sensor suhu digunakan untuk menangkap kondisi suhu di wilayah sekitar sensor,
dimana rangkaian sensor terdiri dari komponen LM35 dan Termistor NTC yang
digunakan untuk menangkap perubahan suhu.
2.1.4.
Rangkaian Saklar Wireless Broadband Router
Saklar Wireless Broadband
Router digunakan sebagai modul masukanon/off sumber daya listrik
yang akan di distribusikan ke Wireless Broadband Router, dimana Wireless
Broadband Router memerlukan daya dengan tegangan 3-5 Volt dan arus 2 Amper
untuk dapat mengaktifkan rangkaian.
Keluaran dari sumber langsung
di distribusikan ke Wireless Broadband Router yang sebelumnya terhubung
pada saklar SPDT untuk mengaktifkan dan memadamkan daya pada rangkaian. LED (Light
Emitting Diode) digunakan sebagai lampu indikator aktif/padam rangkaian
saklar dengan beban resistor 1KΩ.
2.1.5.
Rangkaian Catu Daya
Catu daya atau power
supplay yang dibuat untuk mendistribusikan daya pada rangkaian system kontrol
Smart Home menggunakan 2 daya yang berbeda yaitu 3,3 Volt dengan Arus 2
Amper dan tegangan 5 Volt dengan arus 1 Amper.
Perakitan catu daya memerlukan beberapa komponen untuk
mengelolah daya yang akan di distribusikan ke rangkaian diantaranya Trafo Step
Down untuk menurunkan tegangan AC 220 Volt menjadi tegangan AC rendah yang
diperlukan rangkaian, dioda 1N4007 sebagai penyearah untuk merubah arus AC
menjadi arus DC, kapasitor Elco digunakan sebagai filter pada arus DC
agar benar-benar mendapatkan arus DC yang murni sebelum di distibusikan ke
rangkaian.
2.2.
Perancangan
Untuk mempermudah perancangansoftwareaplikasi maka
digunakan pendekatan diagramflowchart perancangan sistem kontrol Smart
Home, aplikasi yang dikembangkan yaitu “KIMISOFT”. Sebelum memulai
aplikasi, program meminta pengguna untuk memilih jenis port komunikasi
serial yang sesuai dengan perangkat embedded agar dapat terhubung ke
perangkat lunak PC (Personal Computer) dengan perangkat keras sistem
kontrolSmart Home, setelah software dan hardware terhubung
proses pertama yang dilakukan adalah memproses data sinyal ADC dari
mikrokontroler Arduino ke PC untuk menampilkan informasi pembacaan sistem di
monitor aplikasi.
PC memberikan intruksi ke
Arduino untuk menjalankan program yang memang harus di jalankan secara default.
Mikrokontroler Arduino memproses sinyal ADC dari sensor yang terhubung ke
perangkat sistem kemudian hasil nilai dikirimkan ke perangkat PC untuk di
proses, PC melalui perangkat lunak KIMISOFT akan mendeteksi semua input sinyal
yang diberikan dari perangkat keras sistem dan mengecek semua algoritma input
dari sensor untuk kondisi-kondisisensor jika mendeteksi adanya interupsi
data dari luar dengan ukuran yang sudah di tentukan oleh program.
Tahap
terakhir adalah tahap implementasi sistem, bagaimana sistem kontrol Smart
Homeberbasisdesktop dapat bekerja. Tampilan demonstrasi dari
perangkat PC komputer yang mencoba bertindak sebagai serveruntuk
mengontrol seluruh kejadian rumah yang di monitoringoleh sistem
perangkat keras yang sudah terintegrasi ke perangkat lunak aplikasi.
4. KESIMPULAN
Dari hasil implementasi perancangan sistem kontrol Smart
Home dapat disimpulkan bahwa:
(1)
Jarak komunikasi perangkat PC server dan perangkat keras embedded memiliki
batasan maksimum yang ditentukan yaitu dengan cakupan maksimal 10 meter
disekitar lingkungan rumah.
(2) Actuator
pengontrol peralatan elektronik memiliki batasan slot relay untuk
mengendalikan peralatan elektronik rumah.
(3) Dari analisis pengukuran sensor maka peringatan untuk
melakukan penanganan darurat yaitu jika pembacaan sensor dibawah rata-rata dan
di atas rata-rata dari kondisi normal nilai ADC (Analog Digital Converter)
yang telah di program pada perangkat aplikasi.
JURNAL 2
Rancangan
Bangun Alat Kontrol Smart room
melalui Perintah Suara Berbasis Android
Analisis
Kelengahan pemilik kamar seringkali menjadi pemicu
terjadinya tindak kriminalitas dan pemborosan daya listrik.kelengah tersebut
yani lupa mengunci pintu, lupa mematikan lampu dan mematikan kipas. Oleh karna
itu untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan suatu sistem yang terintegrasi
dengan berbagai perangkat yang ada didalam kamar. Pengguna android dapat
menjadi solusi atas masalah tersebut. Andrroid dapat dihubungkan dengan arduino
uno untuk mengontrol perangkat yang terdapat didalam kamar. Pengujian yang
dilakukan yaitu menghidupkan dan mematikan perangkat yang ada didalam kamar
menggunakan android. Hasil pengujian tersebut menunjukan bahwa perangkat
tersebut dapat di hidupkan dan dimatikan menggunakan android melalui perintah
suara.
Semakin
manjunya perkembangan zaman mengakibatkan dampak dalam berbagai bidang tidak
terkecuali adalah teknologi yang ikut berkembang dengan pesat. Perkembangan
teknologi dalam dunia mobile membuat manusia menyadari akan pentingnya
kebutuhan fasilitas yang disediakan oleh teknologi tersebut,khususnya dalam
kehidupan sehari-hari. Teknologi smart room merupakan salah satu realisasi dari
cita-cita otomatisasi rumah dengan menggunakan satu set spesifik teknologi.
Smart room ini beroprasi dengan menggunakan perintah suara yang dikirimkan oleh
pengguna melalui android sehingga ruangan tersebut dapat dikontrol secara
otomatis. Smart room menghubungkan semua perangkat dan pelaratan diruangan tersebut
dengan pemiliknya sehingga dapat dikendalikan menggunakan smartphone.
Pengontrolan berbasis perintah menggunakan pesan suara dibutuhkan suatu
perangkat yang mampu menerima perintah yang kemudian mengekekusi perintah dalam
bentuk aksi pada perangkat lain. Perangkat-perangkat tersebut saling tersebut
terhubung untuk dapat menjalankan perintahnya dengan menggunakan jaringan
kabel.
1. PENDAHULUAN
Dalam penelitian ini di tunjukkan untuk membangun smart
room yang mampu melakukan berbagai hal yakni mengunci pintu, menyalakan
mematikan lampu, dan menghidupkan dan mematikan kipas dengan menggunakan
mikrokontroler arduino.
Sehubung
dengan pembahasan untuk saat ini software arduino yang akan digunakan adalah
driver dan IDE, walaupun masih ada beberapa software lain yang sangat berguna
selama pengembangan arduino. IDE arduino adalah software yang sangat canggih
ditulis dengan menggunakan java. Bagaimanapun sebuah microcontroller tidak akan
bisa memahami bahasa processing. Yang bisa dipahami oleh microcontroller adalah
kode biner, itulah sebabnya compiler diperlukan dalam hal ini.
a.)
Arduino
Arduino dikatan
sebagai sebuah platfrom, arduino tidak hanya sekedar sebuah alat pengembangan,
tetapi ia adalah kombinasi dari hardware, bahasa pemprograman dan IDE yang
canggih.
b.)
Module
Blluetooth HC-05
Bluetooth adalah
protokol komunikasi wireless yang berkerja pada frekuensi radio 2,4 GHz untuk
penukaran data pada perangkat bergerak seperti PDA, Laptop, HP, dan lain-lain.
c.)
Motor
Servo
Motor servo telah
dilengkapi dengan sistem kontrol, pada aplikasinya, motor servo sering
digunakan sebagai loop tertutup. Sehingga dapat menangani perubahan posisi
secara tepat dan akurat.
d.)
LED
Komponen elekronika
yang dapat meluncurkan cahaya monokromatik ketika diberikan tegangan maju.
e.)
Motor
DC (Motor Arus Searah)
Perangkat mesin
pertama yang mengkonversikan besaran listrik menjadi besaran mekanik. Putaran
dan torsi pada motor DC dihasilkan dari gaya tarik-menarik dan gaya dorong yang
dihasilkan oleh medan magnetik pada motor DC tersebut.
f.)
Integrated
Circuit
Komponen
elektronika aktif yang terdiri dari gabungan ratusan, ribuan, bahkan jutaan
transistor, dioda, resistor, dan kapasitor yang diintegrasi menjadi suatu
Rangkaian elektronika dalam sebuah kemasan kecil.
g.)
Resistor
Resistor adalah
komponen elektronika yang memang didesain memiliki dua kutup yang nantinya
dapat digunakan untuk menahan arus listrik apabila di aliri tengangan listrik
antara kedua kutub tersebut. Resistor biasanya banyak digunakan sebagai bagian
dari sirkuit elektronik.
h.)
Buzzer
Pada era teknologi
modern ini, pastinya alarm sudah tersedia di beberapa perangkat elektronik
seperti ponsel dan juga jam memiliki alarm sebagai tanda peringatan.
i.)
Arsitektur
Alat
Cara kerja smart
room berbasis perintah suara adalah dengan menyalakan power supply terlebih
dahulu sebagai power untuk alat control tersebut. Lalu langkah selanjutnya
adalah membuka aplikasi boarduino yang terdapat dalam smartphone android.
Setelah masuk kedalam aplikasi boarduino anda akan diminta menyalakan
bluetooth, jika baru pertama ali menggunakan aplikasi ini smartphone anda harus
saling terkoneksi dengan bluetooth HC-05 yang ada pada alat control.
A.
Cara
Kerja Aplikasi
-
Buka
aplikasi boarduino makan akan muncul tampilannya.
-
Setelah
beberapa saat maka akan muncul perintah mengaktifkan bluetooth.
-
Setelah
beberapa saat makan akan muncul menu dari aplikasi
-
Lalu
klik tombol yang ditengah
-
Maka
sambungan terlebih dahulu dengan bluetooth HC-05
-
Setelah
terkoneksi lalu melakukan perintah suara
B.
Realisasi
Alat
1.)
Buat program alat control smart room berbasis
perintah suara.
Langkah pertama yang dilakukan untuk membuat alat ini
adalah dengan membuat program alat control smart room berbasis perintah suara
di smartphone. Didalam program alat control smart room berbasis perintah suara
telah terdapat syntax inisialisasi bluetooth address dari modul bluetooth HC 05
serta terdapat syntak untuk LED, SURVO, Buzzer, dan juga dinamo.
2.)
Memasukkan
power USB Arduino Uno.
Memasukkan power USB Arduino Uno, setelah ini semua
peripheral akan menyala termasuk mocul bluetooth HC 05 dan posisi pairing sama
sekali dengan password default 1234.
3.)
Membuka
Aplikasi.
Setelah power sudah dimasukan langkah selanjutkan adalah
membuka aplikasi boardiuno yang sudah terinstall di smratphone android lalu
dikoneksikan dengan bluetooth HC 05 lakukan pairing terlebih dahulu jika belum
pernah pairing sama sekali dengan password default 1234.
4.)
Lakukan
Perintah Suara.
Setelah aplikasi
terbuka dan pairing bluetooth telah sukses langkah selanjutnya adalah memilih
menu voice yang berada di tengah dari program aplikasi smartphone android yang
telah terinstall. Setelah itu tekan tombol voice dan ucapkan sebuah perintah
untuk menghidupkan lampu, hidupkan kipas, buka pintu. Perintah suara itu akan
dicocokkan dengan aplikasi smartphone dengan aplikasi bluetooth.
5.)
Pencocokkan
Program
Perintah suara yang diberikann yang telah diberikan
sebelumnya akan diperiksa oleh Arduino dan mencocokkannya dengan program
aplikasi smartphone android melalui bluetooth yang saling terkoneksi. Jika
hasil perintah suara cocok dengan syntax yang ada pada Arduino maka pintu, dan
kipas akan menyala dan pintu akan terbuka.
2.
PENGUJIAN
Tahapan selanjutnya
adalah melakukan pengujian terhadap alat yang sudah dibuat. Pengujian dilakukan
dengan cara memberikan perintah suara melalui android. Berikut adalah beberapa
perintah ketika melakukan pengujian :
1.
Hidupkan
Kipas / Matikan Kipas
2.
Hidupkan
Lampu / Matikan Lampu
3.
Buka
Pintu / Tutup Pintu
3. KESIMPULAN
Mikrokontroler
Arduino dapat menjadi pusat pengontrol perangkat yang ada pada smartroom.
Dengan menggunakan android yang terhubung pada bluetooth, mikrokontroler
arduino menerima sinyal perintah yang berasal dari android melalui bluetooth,
kemudian arduino berfungsi sebagai pemicu aksi untuk mengontrol perangkat LED,
Servo ataupun motor dc.
PERBANDINGAN
No
|
Judul Penelitian
|
Pengarang
Tahun
|
Deskripsi Penelitian
|
Hasil
|
Keterbatasan
|
Prospek
|
1.
|
IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL SMART HOME BERBASIS
DESKTOP MENGGUNAKAN ARDUINO DAN WIRELESS BROADBAND ROUTER
|
2015
|
Smart Home atau rumah cerdas merupakan suatu sistem informasi dan komputasi
elektronik yang di implementasikan pada lingkungan rumah dan sekitarnya serta
ditempati oleh manusia dengan memanfaatkan suatu efektifitas, efisiensi,
otomatisasi sistem perangkat, kenyaman, kemanan lingkungan, dan penghematan
sumber daya elektronik yang digunakan. Perkembangan teknologi saat ini
membuat pemanfaatan Smart Home banyak dikembangkan dalam berbagai macam
metode dan konsep yang di integrasikan, sehingga memenuhi suatu sistem pintar
yang dapat mengatur dan memanajemen kondisi rumah. Sistem kontrol Smart Home
dapat di implementasikan dengan memanfaatkan perangkat yang dapat bekerja
secara berkesinambungan yaitu dengan mengintegrasikan perangkat
mikrokontroler Arduino sebagai sistem utama dan kontrol, perangkat actuator
sebagai sistem pengendali elektronik, aplikasi desktop sebagai sistem
pemanfaatan user interface, dan perangkat wireless broadband router sebagai
perangkat untuk transmisi data dan informasi pada aplikasi desktop dan sistem
embedded perangkat Smart Home.
|
Hasil cukup
akurat untuk mendeteksi parameter pengukuran sensor suhu, cahaya, dan asap.
|
-
Pada perangkat keras embedded memiliki
batasan maksimum 10 meter
-
Actuator pengontrol
memiliki batas slot relay untuk mengendalikan pelaratan elktronik rumah
|
IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL SMART HOME BERBASIS DESKTOP MENGGUNAKAN
ARDUINO DAN WIRELESS BROADBAND ROUTER DENGAN JANGKAUN ATAU
CANGKUPAN YANG LEBIH LUAS AGAR PERANGKAT KERAS DAPAT MENJANGKAU DARI JARAK
JAUH
|
No
|
Judul Penelitian
|
Pengarang
Tahun
|
Deskripsi
Penelitian
|
Hasil
|
Keterbatasan
|
Prospek
|
2.
|
RANCANGAN BANGUN ALAT KONTROL SMART ROOM MELALUI PERINTAH SUARA BERBASIS ANDROID
|
2015
|
Teknologi smart
room merupakan salah satu realisasi dan dari cita – cita otomatisasi
rumah dengan menggunakan satu set spesifik teknologi (Hamed, 2012). Smart
room ini beroperasi dengan menggunakan perintah suara yang dikirimkan
oleh pengguna melalui android sehingga ruagan tersebut dapat dikontrol secara
otomatis. Smart room menghubungkan semua perangkat dan peralatan
diruangan tersebut dengan pemiliknya sehingga dapat dikendalikan menggunakan
smartphone. Untuk dapat melakukan pengontrolan berbasis perintah menggunakan
pesan suara dibutuhkan suatu perangkat yang mampu menerima perintah yang
kemudian mengeksekusi perintah dalam bentuk aksi pada perangkat lain yang
terhubung.
|
Pada
beberapa pengujian hanya dengan memberikan perintah suara memalui android
hanya dengan mengucapkan nyalakan atau matikan yang nantinya akan disalurkan
ke andruino
|
-
Hanya mendukung
sistem android saja
-
Diperlukan compiler
karena mikrocontroller tidak bisa memahami bahasa processing
-
Cara kerja
terlalu berbelit-belit
|
RANCANGAN BANGUN ALAT KONTROL SMART ROOM DAN
SMRAT HOME MELALUI PERINTAH SUARA BERBASIS ANDROID DAN IOS
|
Komentar
Posting Komentar